Kearifan Lokal Menjaga Bangau.

Jika berkunjung ke desa kami (pasang) anda akan di suguhi oleh indahnya pemandangan sawah pegunungan, walaupun tak seindah sawah-sawah bertingkat yang ada di pulai bali misalnya.

ada salah satu pesona desa kami yang menambah daya eksentrik sebuah desa persawahan yang ditemanin oleh kawanan sapi dan burung bangau.

jika sapi merupakan salah satu profesi dari penduduk desa, kali ini kami akan bercerita tentang keberadaan burung bangau yang menjadi penduduk desa kami.

yah...dikala pagi segerombolan burung sudah menyebar ke segala penjuru entah kemana saja mereka pergi dan kembali lagi sebelum senja menyelimuti desa kami, mereka (burung bangau ) sudah kembali ke habitat mereka yang ada di hamparan pohon bambu di salah satu tempat yang ada di kampung kami.

selain keindahan yang mereka tawarkan juga bangau berperan penting dalam membantu petani membasmi hama-hama padi yang di tanam oleh penduduk desa.

hama seperti tikus, ulat, dan hama -hama perusah lainnya merupakan makanan dari burung bangau sehingga sedikitnya membantu petani dalam mengendalikan hama di luar dari usaha menyemprotkan pestisida.

Menyadari keberadaan burung bangau yang memberikan manfaaat, sehingga pemerintah desa dan penduduk menyerukan larangan memburu /menembak / burung bangau utamanya ketika mereka berada di sarang mereka.

dengan adanya himbauan tersebut diharapkan kepada para pihak yang selama ini gemar memburu burung bangau baik untuk dijadikan makanan maupun sekedar meluahkan hobi menembak, dapat menyadari pentingnya menjaga keberadaan burung bangau tetap mau tinggal didesa pasang.


Kearifan Lokal Menjaga Bangau. Kearifan Lokal Menjaga Bangau. Reviewed by desapasang on 01:10 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.